Tiada do'a yang sia-sia

 

Umar bin Khattab رضي الله عنه pernah berkata, “Aku tidak pernah bertanya-tanya apakah doaku akan dikabulkan atau tidak, tapi yang lebih aku khawatirkan adalah aku tidak diberi hidayah untuk terus berdoa.”

ternyata di akhirat nanti akan ada orang-orang yang diberi pahala yang berlimpah. bisa bergunung-gunung, sampai mereka terperangah melihatnya. dari situlah pahala tersebut berasal..

tidak disangka ternyata, itu dari doa-doa mereka yang belum terkabulkan semasa dunia, Allah ﷻ ganti dengan bentuk pahala..

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Tidaklah ada seorang muslim yang berdoa kepada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi, karena dengan begitu Allah akan mengaruniainya salah satu dari tiga hal, boleh jadi disegerakan doanya, boleh jadi Dia menyimpannya untuk di akhirat, dan boleh jadi Dia akan menghilangkan darinya keburukan (musibah) sebesar doa itu.” (HR.Ahmad).

doa ialah salah satu bentuk rezeki yang sangat patut disyukuri.  berdoa juga merupakan bentuk ketaatan dan permohonan kita sebagai hamba kepada Sang Pemilik. 

Saat berdoa, jangan lepas juga memohon kepada Allah, agar selalu diberikan nikmat dan hidayah agar mampu selalu bermunajat kepada-Nya.

sebab berdoa itu tidak ada kata untung atau rugi..

dikabulkan, bersyukur. jiika belum dikabulkan pun, kita harus bersabar dan bersyukur.

dan benarlah bahwa tiada doa yang kembali kepada hambaNya dengan tangan kosong.

ntah belum waktunya,

ntah diganti dengan lebih baik,

ntah disimpan untuk dinikmati yang lebih disyurga nanti.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fii Hifzillah..

Diam Bukan Pilihan — for justice